Tips Memilih Sepatu Untuk Mereka yang Bertubuh Kurus

16_MP_HEELS-KNEES_1053466f

Bagi penyuka fashion, sepatu bisa menjadi aksen terhadap keseluruhan penampilan, karena itu jika seorang wanita bertubuh kurus bisa memilih sepatu secara tepat, maka akan memperoleh efek visual berkaki jenjang dan langsing. Penampilannya bisa menjadi lebih menarik dibandingkan memakai sepatu yang dipilih secara asal-asalan.

Wanita Indonesia dengan tinggi badan antara 155 hingga 165 Cm dan berat badan sekitar 45 Kg. sudah terkesan berpenampilan kurus. Tidak dimilikinya lekukan-lekukan pada betis, dengkul dan paha akibat kecilnya otot dan tidak terdapatnya penimbunan lemak membuat kaki nampak lebih panjang.

Jika dibandingkan dengan wanita yang memiliki tinggi sama tetapi bertubuh gemuk, maka wanita tersebut akan terkesan pendek. Sedangkan wanita yang kurus akan cenderung nampak bertubuh lebih tinggi. Perbedaan tersebut disebabkan terjadinya efek distorsi visual,  sehingga untuk mengatasinya pun diperlukan trik-trik yang bisa menimbulkan efek yang diinginkan.

Karena itu, jika seorang wanita yang bertubuh kurus bisa mengkombninasikan busana, asesoris yang dipakai dan sepatu yang sesuai maka dia akan bisa menghilangkan kesan kurus dan menggantikannya dengan penampilan yang langsing dan semampai. Umumnya, wanita lebih memfokuskan perhatiannya pada kombinasi busana dan kurang memperhitungkan model sepatu yang perlu dipakainya.

Memilih model sepatu untuk wanita berbadan kurus pada prinsipnya harus selalu didasarkan pada pertimbangan bahwa sepatu yang memiliki desain ramping dan kecil akan mempertajam efek visual yang memberikan kesan kaki penggunanya semakin nampak kecil. Sedangkan model sepatu yang didesain dengan bagian-bagian serba besar dan tebal akan memberi efek visual “memotong” kaki penggunanya, sehingga akan nampak lebih proporsional.

Sepatu untuk wanita bertubuh kurus disarankan tidak memilih model Stiletto atau Cone high heels agar tak terkesan seperti tiang listrik.
Sebaiknya memilih model Chunky low heels dengan ketinggian hak antara  3,50 Cm hingga 6,35 Cm. Model ini memberikan keseimbangan visual terhadap kaki agar tidak nampak terlalu kurus dan kecil.

Alternatif lain adalah Sepatu model Wedges, sebaiknya pilihlah yang terbuat dari material bersifat ringan agar tidak terasa berat ketika digunakan untuk melangkah. Wedges terbaik untuk kaki kurus adalah wedges dengan konstruksi bagian tumit sedikit ramping atau model Prism. Platform tunggal yang tersambung dari bawah tungkai sampai ujung jari kaki dapat memberikan efek visual yang mengesankan kaki penggunanya tidak terlalu nampak kurus.

Sedangkan pilihan sepatu hak datar atau flat yang terbaik untuk wanita berkaki kurus adalah model flat dengan aplikasi  round toe atau didesain dengan ujung sepatu berbentuk bulat. Bentuk round toe yang bulat tersebut dapat memberi kesan pendek, sehingga kaki penggunanya akan terkesan tidak terlalu panjang dan kurus. Selain itu, style round toe bisa memberikan ruang yang luas untuk jari-jari kaki penggunanya.

Alternatif lain sepatu flat yang cocok untuk wanita kurus adalah lace up atau flat bertali. Disarankan untuk memilih lace up flat dengan tali berwarna kontras sampai diatas pergelangan kaki, sehingga dapat memberi efek visual “memotong” kesan kaki yang kurus dan panjang menjadi nampak proporsional.

Prioritas selanjutnya adalah beragam jenis dan model sepatu wanita yang beredar di pasar dan dijual secara online, tetapi disarankan untuk tidak mengabaikan pertimbangan-pertimbangan dari segi desain yang bisa berimbas pada efek visual. Agar pengguna dapat memperoleh penampilan secara optimal seperti yang diharapkan.

Karena sepatu bukan satu-satunya perangkat busana yang menentukan penampilan seseorang, agar memperoleh efek penampilan yang optimal maka pemilihan busana hendaknya juga mempertimbangkan hal-hal berikut :

01. Pilihlah model baju dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu ketat. Pakaian yang terlalu besar justru akan mengesankan bahwa pemakainya memiliki tubuh yang kurus. Sedangkan pakaian yang terlalu ketat justru akan memperlihatkan bentuk tubuh yang tidak berisi. Usahakan memilih pakaian dengan warna yang cerah, jika bermotif jangan memilih motif vertikal.

02. Untuk menyembunyikan lengan agar tidak nampak kurus, jangan menggunakan baju dan kaos tak berlengan, sebaiknya memilih baju yang berlengan puff, atau yang lebar.

03.Pilihlah baju dengan kerah pendek atau tertutup, hindari menggunakan baju berkerah V neck, karena akan memperlihatkan tulang selangka.

04.Padukan setiap pakaian Anda, misalnya kaos atau kemeja yang dipadukan dengan rompi, bisa dengan blazer atau cardigan agar badan terkesan lebih berisi.

05. Untuk “mendistorsi penglihatan” manfaatkan aksesoris yang sesuai dengan model pakaian. Misalnya menambahkan syal, pin atau pita pada bagian depan baju.

Tags:

Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>